Macam Congenital Heart Defect

Pertanyaan sebagai berikut seringkali ditanyakan oleh orangtua anak dengan CHD: ” Anak teman saya juga kena CHD tetapi mengapa dia tampak biru, sementara anak saya tidak?” atau sebaliknya ” Anak saya tampak biru mengapa anaknya tidak?, padahal sama-sama CHD”

Cacat jantung bawaan – yang selanjutnya akan tetap saya sebut CHD –  banyak ragamnya. Sebagian disebut “acyanotic CHD atau PJB asianotik” dan lainnya disebut “cyanotic CHD” atau PJB sianotik.

Cyanotic CHD adalah jenis CHD yang kelainan jantung cukup kompleks sedemiak rupa sehingga membuat anak tampak berwarna kebiruan pada mulut, lidah pada  kuku-kukunya. Sementara itu sebaliknya, jenis “acyanotic CHD” adalah CHD yang kelainan bentuk jantungnya sedemikian rupa sehingga anak tidak nampak biru dan tampak “sehat-sehat” saja seperti anak lainnya.

Agak sulit menjelaskan variasi perbedaan bentuk atau susunan anatomi jantung ini, karena jantung tidak nampak dari luar. Yang bisa kita lihat hanyalah gejala-gejala atau tanda-tandanya saja yang sebenarnya merupakan dampak kelainan jantung tersebut pada sirkulasi aliran darah.

Apa saja macam ragam CHD itu?

CHD yang termasuk cyanotic di antaranya adalah: Tetralogy of Fallot (ToF), Transposition of the great arteries (TGA), pulmonary atresia yang disertai VSD (PA/VSD), truncus arteriosus, dan sebagainya.

Yang termasuk acyanotic CHD di antaranya adalah: ventricular septal defect (VSD), atrium septal defect (ASD), persistent ductus arteriosus (PDA), pulmonary stenosis (PS), coarctasio aorta, dan sebagainya.

Masing-masing kelainan tersebut berbeda-beda bentuk anatominya, dan  berbeda-beda pula gejala dan tanda-tandanya. Sebagian sudah nampak gejalanya segera setelah lahir, bahkan menimbulkan kegawat daruratan beberapa saat-hari setelah lahir sehingga pada saat itu juga harus dinerikan obat-obatan dan tatalaksana intervensi tertentu untuk menyelamatkan jiwanya. Sebagian lagi tidak memberikan dan tanda yang jelas sehingga nampak baik-baik saja sampai dewasa dan baru ketahuan saat hamil atau menikah dan dapat menimbulkan permasalahan sosial di samping juga dapat membahayakan jiwa ibu dan janin yang dikandungnya saat hamil.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s