Tetralogy of Fallot = Tetralogi Fallot (1)

Tetralogi Fallot merupakan kelompok PJB biru dan yang paling sering dijumpai pada kelompok ini. Disebut Tetralogi Fallot karena terdapat empat macam kelainan yang merupakan kombinasi yaitu stenosis pulmonal, defek septum ventrikel, overriding aorta, pembesaran/penebalan ventrikel kanan.

Beratnya penyakit  ditentukan dengan beratnya stenosis pulmonal yaitu penyempitan pembuluh darah arteri yang menuju ke paru-paru (arteri pumonalis).  Defek septum ventrikel (VSD) biasanya tunggal dan besar, namun besarnya VSD bukan yang mengakibatkan beratnya penyakit. Kelainan ini bervariasi pada derajat beratnya stenosis pulmonal (penyempitan pembuluh arteri pulmonal). Ada yang penyempitannya ringan saja, ada  yang berat bahkan sampai tidak terbentuk katupnya atau tidak terbentuk pembuluh darahnya yang disebut sebagai atresia pulmonalis (pulmonary atresia). Beratnya kelainan ditandai dengan warna kebiruan pada mulut, lidah dan ujung-ujung kuku anak. Semakin biru dan semakin awal warna biru itu Nampak, umumnya semakin berat keainannya. Pada yang berat, warna kebiruan ini sudah tampak nyata segera setelah lahir, namun yang penyempitannya tidak berat, warna biru seringkali tidak disadari oleh ibu atau bidan (bila dilahirkan dan dirawat oleh bidan) dan baru Nampak pada usia beberapa bulan.Warna kebiruan menunjukkan kadar oksigen dalam darah merah arteri rendah. Kadar oksigen dalam darah merah  ini disebut  saturasi oksigen, yang tepatnya adalah kadar oksigen yang bisa diikat atau digandeng oleh hemoglobin (Hb) dalam darah merah (erirosit). Anak normal, saturasi oksigennya bila diperiksa dengan alat pada ujung jari-jarinya adalah 98-100% (pulse oxymeter). Anak dengan tetralogi Fallot saturasi oksigennya umumnya kurang dari 90 %. Saturasi oksigen yang lebih rendah dari 65 % sangat berbahaya, karena mengakibatkan anak akan sering mengalami bahaya yang disebut serangan sianosis atau serangan biru, yaitu anak tampak semakin biru, menangis tidak berhenti-berhenti, megap-megap napasnya, bahkan anak bisa pingsan, kejang, hingga tidak tertolong.

Apa yang harus dilakukan bila anak kita sakit ToF

Bayi yang tampak sangat biru segera setelah lahir, sebaiknya dilakukan pemeriksaan jantung selain pemeriksaan paru-parunya. Pemeriksaan yang perlu dilakukan diantaranya adalah memeriksa kadar saturasi oksigennya, dan mememeriksa x-ray (foto rontgen) dada dan echocardiography. Di bawah ini dapat dilihat gambar foto x-ray dada yang khas pada anak ToF. Pemeriksaan echocardiography akan memastikan jenis kelainannya, Seringkali diperlukan juga pemeriksaan kateterisasi jantung untuk memeriksa jantung anak dari dalam.

Foto x-ray dada yang khas pada anak ToF
Foto x-ray dada yang khas pada anak ToF

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s